Bagaimana Cara Mengatasi Penipuan Pinjaman Online

cara mengatasi penipuan pinjaman online-2

Cara melaporkan pinjaman online ilegal yang saat ini marak terjadi harus Anda ketahui mulai sekarang untuk mengantisipasi agar Anda juga tidak terjerat dalam penipuan ini. Namun, sebelum sampai ke tahap tersebut ada baiknya Anda mengetahui bagaimana cara menghindari penipuan pinjaman online. 

Di zaman sekarang kebutuhan yang semakin meningkat membuat Anda terus berupaya dengan berbagai cara untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut, salah satunya dengan mengajukan pinjaman online. Karena sukses menjadi layanan yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat, hadirnya layanan pinjaman online sekarang semakin marak. 

 Tetapi, fenomena tersebut ternyata dibarengi dengan berbagai modus penipuan pinjaman online yang telah banyak menelan korban. Biasanya penipuan ini dilakukan melalui smartphone. Pastinya sangat meresahkan seluruh masyarakat Indonesia. 

Namun, Anda tidak perlu cemas sebab ada cara untuk menghindari penipuan pinjaman online ini yang dapat Anda lakukan sebelum memakai layanan tersebut. Yuk. simak ulasannya berikut ini. 

5 Cara Mengatasi Penipuan Pinjaman Online

cara mengatasi penipuan pinjaman online

1. Cek lembaga penyedia jasa 

Cara mengatasi penipuan pinjaman online yang pertama yaitu memakai akses internet yang merupakan faktor mempermudah semua orang untuk bisa mengecek kredibilitas dan latar belakang dari sebuah perusahaan penyedia jasa. Untuk itu, Anda dapat memanfaatkan internet untuk mencari profil dan latar belakang dari jasa pinjaman yang Anda pilih lebih dulu sebelum melakukan pengajuan pinjaman. 

Pada umumnya, para lembaga atau perusahaan pinjaman online yang terpercaya sangat menjaga reputasinya, sehingga Anda dengan gampang menemukan profil lengkapnya dari internet. Mengkonfirmasi secara detail dengan cara menghubungi perusahaan yang nomor telepon nya tertera di internet untuk mengecek validitasnya.

Selain itu, Anda juga bisa mengeceknya melalui website dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan perusahaan atau lembaga tersebut namanya sudah resmi terdaftar di OJK. 

2. Pahami syarat dan ketentuan secara detail 

Selanjutnya cara mengatasi penipuan pinjaman online yang kedua Anda wajib memastikan seluruh syarat dan ketentuan yang diberikan oleh lembaga jelas adanya. Lalu, yang wajib pula Anda ingat yaitu biasanya input data dan persyaratan tidak dilakukan melalui pesan singkat, tetapi menggunakan aplikasi resmi atau website lembaga penyedia jasa. 

Oleh karena itu, Anda harus mencurigai lembaga penyedia jasa yang memberikan dana pinjaman cepat tanpa syarat dan input data tidak melalui website atau aplikasi resmi. Adanya pinjaman online ini tetap membutuhkan persyaratan dan verifikasi untuk para calon nasabah sehingga tidak mudah menerima dana dengan hitungan menit saja. 

3. Kenali mekanisme pinjaman 

Cara yang ketiga yaitu meskipun pinjaman online terkenal dengan prosedurnya yang mudah dijalankan, tapi semua prosesnya sama seperti pinjaman di bank konvensional. Mulai dari mengisi formulir, melampirkan fotokopi identitas dan lainnya.

Jadi, perlu Anda ketahui sekarang tidak ada dana yang cair dengan cepat dan instan. Anda pun harus memahami semua prosesnya untuk menghindari penipuan pinjaman online, mulai dari survey hingga penjelasan metode angsuran. 

Jangan Anda mudah tertarik dengan iming-iming yang menggiurkan, salah satunya mekanisme yang mudah, apalagi jika mereka meminta Anda untuk memberitahu kode dan pin tertentu, atau bahkan mereka meminta uang muka kepada Anda sebagai syarat pencairan dana. Sudah pasti metode tersebut tidaklah metode yang benar dilakukan oleh lembaga penyedia pinjaman online. 

4. Ketahui caranya mengecek nasabah 

Selanjutnya cara keempat ini sama seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, lembaga penyedia pinjaman tentunya akan mengecek kredibilitas dari para calon nasabahnya. Mungkin mereka mempunyai akses ke orang yang sedang memerlukan pinjaman online. Hal ini adalah dasar dari Credit Score Anda. Lalu, tahap follow up tentu saja tidak berlebihan sesudah informasi Anda sudah diberikan. 

Ketika proses verifikasi, Anda hanya perlu menunggu telepon atau email informasi tentang kelayakan Anda menjadi debitur, serupa dengan pinjaman pada bank konvensional. Jadi, apabila Anda dihubungi berlebihan hingga menyuruh Anda untuk memberikan sejumlah dana yang besar untuk keperluan administrasi, ada baiknya batalkan pengajuan pinjaman tersebut sebab itu merupakan proses dari penipuan pinjaman online. 

5. Perhatian sistem cicilannya

Cara terakhir yang harus Anda ketahui yaitu perlu diulangi jika seluruh kegiatan pembayaran pinjaman secara online selalu dilakukan melalui aplikasi atau website resmi yang dimiliki oleh perusahaan. Mulai dari proses input data, pencairan hingga pembayaran seluruhnya dapat Anda lakukan hanya dari aplikasi atau website, bukan pembayaran yang masuk dalam rekening pribadi miliki seseorang. 

Biasanya juga pembayaran akan langsung dihubungkan ke nomor rekening resmi yang dimiliki oleh lembaga atau perusahaan penyedia jasa. Oleh karena itu, pastikan Anda melakukan pembayaran atau cicilan pinjaman dengan informasi yang tertera di aplikasi atau website yang resmi. Jika Anda harus membayar ke rekening pribadi, maka ada baiknya batalkan pinjaman online tersebut. 

Demikian tadi cara mengatasi penipuan pinjaman online yang harus Anda ketahui. Pada dasarnya, pinjaman online resmi memiliki regulasi yang sama dengan pinjaman bank konvensional. Untuk itu, Anda harus tetap waspada, ya!