Investasi di Fintech Lending: Alternatif untuk Menambah Portofolio

Investasi di Fintech Lending: Alternatif untuk Menambah Portofolio

Dengan adanya kemajuan teknologi seperti sekarang ini, tidak heran jika memberikan banyak kemudahan, termasuk untuk investor. Mungkin sebagian dari Anda juga pernah mendengar tentang investasi di fintech lending. Dimana nyatanya investasi ini bisa jadi alternatif tepat bagi Anda yang ingin menambah portofolio sebagai seorang investor. 

Fintech Lending atau dikenal sebagai P2P lending adalah sebuah platform yang mempertemukan antara investor dengan pengusaha. Sistemnya yang sangat mudah menjadi alasan kenapa investasi di fintech lending menjadi sangat populer baik untuk investor dan pengusaha. 

Bagi Anda yang juga sangat tertarik untuk menjadi seorang investor, maka cara yang satu ini bisa jadi alternatif untuk menambah portofolio. Sehingga Anda pun bisa menjadi seorang investor yang dipercaya oleh banyak orang. Selain itu juga ada banyak sekali kelebihan yang bisa didapatkan dengan investasi di fintech lending ini. 

Kelebihan Investasi di Fintech Lending 

Dari penjelasan di atas, maka Anda sudah mendapatkan gambaran bagaimana mudahnya menjadi seorang investor. Meski begitu, tetap ada banyak hal yang harus dipelajari agar tidak merugi di masa depan. Lalu apa saja kelebihan berinvestasi di fintech lending? Berikut ini adalah penjelasannya: 

Modal yang rendah 

Ketika Anda memutuskan untuk berinvestasi di fintech lending, maka tidak perlu lagi khawatir akan dana yang perlu dikeluarkan. Di fintech lending, Anda tidak perlu mengeluarkan modal besar. Kebanyakan platform P2P lending memberikan batasan minimal modal yang ditanamkan adalah 100 ribu rupiah. 

Tentu saja ini berbanding terbalik ketika Anda ingin investasi di perusahaan besar yang membutuhkan modal lebih banyak. Tidak heran jika generasi milenial lebih minat untuk menanam modal di P2P lending yang membutuhkan modal minim dan masih memberikan keuntungan. 

Keuntungan bisa sangat tinggi 

Poin yang satu ini juga menjadi alasan paling kuat kenapa investasi di fintech lending sangatlah menarik. Dimana keuntungan yang diberikan juga terbilang tinggi. Terbukti dari beberapa platform fintech lending yang bisa memberikan keuntungan hingga mencapai 17% setiap tahunnya. 

Bahkan ada yang mampu memberikan keuntungan mencapai 20% setiap tahunnya. Padahal kalau dilihat dari rata-rata keuntungan investasi, biasanya hanya berkisar di angka 5,75% saja. Dengan adanya besaran keuntungan yang mencapai angka tersebut, maka tidak heran jika investasi di P2P bisa jadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin jadi investor sukses. 

Mampu membantu UKM 

Kelebihan lain yang bisa diperoleh dari investasi di fintech lending adalah mampu membantu UKM masyarakat. Secara tidak langsung ketika Anda bergabung menjadi investor di P2P lending, maka Anda sudah membantu memajukan UKM. Hal ini tentu saja akan berdampak baik bagi kehidupan ekonomi sosial masyarakat. 

Anda bisa ikut berkontribusi untuk berinvestasi dengan UKM yang terlihat sangat menjanjikan di masa depan. Sehingga produk UKM yang ada di Indonesia pun bisa terus berkembang dan lebih dikenal dengan modal tambahan yang Anda dapatkan. 

Investasi di Fintech Lending: Alternatif untuk Menambah Portofolio

Bisa memilih ingin investasi dimana 

Salah satu kelebihan yang paling banyak diminati investor di P2P lending ini adalah bisa memilih ingin berinvestasi dimana. Anda bisa dengan bebas memilih mana jenis usaha yang memiliki prospek yang menguntungkan di masa depan. Pihak fintech lending nantinya akan mengirimkan beberapa profil usaha yang mungkin saja Anda minati. 

Dengan kebebasan memilih pengusaha mana yang akan Anda berikan pinjaman, maka Anda bisa lebih selektif. Sehingga pengembalian dana untuk modal usaha pun bisa kembali dengan lancar. Anda pun tetap mendapatkan keuntungan tanpa adanya pembayaran yang macet terkait dengan modal yang telah ditanamkan. 

Sudah diawasi oleh OJK 

Ketika Anda sudah memutuskan investasi di fintech lending, maka sudah tidak perlu khawatir akan regulasinya. Ada banyak sekali platform fintech lending yang sudah diawasi oleh OJK. Sehingga Anda pun akan merasa aman untuk menanamkan dana untuk pengusaha yang membutuhkan modal. 

Dengan di bawah pengawasan OJK, maka Anda jadi tidak perlu khawatir jika ada masalah saat berinvestasi. Karena jika ada pembayaran macet, maka Anda bisa mengajukan laporan ke Otoritas Jasa Keuangan dengan bukti lengkap. Jadi, Anda bisa membuang rasa cemas saat sedang berinvestasi. 

Dengan kelebihan yang sudah disebutkan di atas, maka tidak heran jika investasi di fintech lending menjadi pilihan yang tepat bagi generasi sekarang untuk memulai investasi. Bahkan Anda akan mendapatkan banyak pengalaman berharga yang akan sangat bermanfaat di masa depan. 

Seperti yang sudah dijelaskan dalam poin terakhir, apabila Anda ingin berinvestasi di fintech lending, maka lebih baik memilih platform yang sudah masuk dalam pengawasan OJK. Hal ini sendiri sangatlah penting agar Anda bisa menanamkan modal dengan aman dan nyaman. Pastikan juga fintech lending yang Anda pilih menyediakan layanan yang lengkap.