Pentingnya Manajemen Keuangan Supaya Efektif Kelola Hutang lewat Pinjol

pengertian manajemen keuangan

Keuangan termasuk pondasi dasar yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Apabila tidak ada sistem dan mekanisme yang jelas akan berpengaruh dan memberikan dampak yang begitu riskan untuk stabilitas perusahaan kedepannya. Untuk itulah perusahaan harus mempertimbangkan divisi sendiri terkait keuangan, sehingga bisa berkembang kedepannya. 

Pada tahap ini, perusahaan harus mengukur semuanya berdasarkan perhitungan yang jelas. Apabila tidak diperhitungkan akan ada dampak besar yang akan terjadi. Faktor satu ini harus Anda lihat secara jelas, caranya dengan manajemen keuangan. Nah, melalui artikel kali ini kami akan membahas mengenai pengertian manajemen keuangan dan fungsinya, simak yuk. 

Pengertian Manajemen Keuangan 

Untuk Anda yang baru mengelola bisnis, maka penting untuk memahami manajemen keuangan. Hal ini sebagai pondasi awal untuk membuat perusahaan yang Anda kelola tersebut mampu berkembang dan maju kedepannya. Manajemen keuangan merupakan sebuah kegiatan yang melibatkan perencanaan, pengelolaan, penyimpanan dan pengendalian.

Semuanya berkaitan langsung terhadap aset dan dana dalam perusahaan, sehingga semuanya harus berdasarkan pada perencanaan yang jelas dan matang, sehingga permasalahan bisa diminimalisir nantinya. Menurut James Van Horne, Manajemen keuangan adalah aktivitas yang erat atau berhubungan dengan pendanaan, perolehan, dan pengelolaan aktiva menyeluruh. 

Oleh karena itu, jika Anda sedang merintis sebuah perusahaan pastikan Anda memahami manajemen keuangan agar perusahaan bisa pesat dalam berkembang. Apabila Anda salah dalam menentukannya akan ada banyak permasalahan yang terjadi nantinya. 

Fungsi Manajemen Keuangan 

pengertian manajemen keuangan

Untuk Anda yang ingin mengenal dan memahami manajemen keuangan. Berikut ini beberapa fungsinya, mari kita bahas. 

1. Perencanaan 

Fungsi pertama dari proses manajemen keuangan sendiri adalah untuk membuat perencanaan keuangan dalam perusahaan. Hal ini meliputi beberapa ketentuan, mulai dari proses mengatur uang kas, rugi laba, dan arus kas perusahaan. Semuanya harus direncanakan secara jelas dan menyeluruh, sehingga tidak memberikan efek panjang untuk keuangan perusahaan. 

2. Pembiayaan

Mungkin Anda sudah tidak asing dengan pembiayaan atau budgeting, karena kebutuhannya sendiri ditujukan untuk alokasi dana yang memenuhi semua keperluan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Pastikan dalam ketentuan manajemen keuangan, alokasi biaya ini harus seminimal mungkin dan mampu mengoptimalkan anggaran yang ada. 

Apabila perusahaan salah dalam menentukannya dan salah dalam perhitungan, maka ada banyak permasalahan yang akan terjadi kedepannya. 

3. Sebagai Kontrol Perusahaan 

Kebutuhan dalam manajemen keuangan adalah sebagai kontrol perusahaan untuk melihat pengeluaran dan evaluasi terkait bisnis yang dijalankan. Dalam tahap ini, evaluasi diperuntukkan untuk melihat keuangan perusahaan yang ada mampu bertahan dan memberikan efek secara maksimal untuk perkembangan bisnis kedepannya. 

Proses satu ini harus benar-benar bisa Anda lihat agar tidak salah langkah dan pastikan semuanya harus jelas dan menyeluruh. 

4. Proses Audit 

Ketika perusahaan mempunyai manajemen keuangan yang baik, maka hasil pemeriksaan tim audit semuanya sesuai dengan ketentuan yang direncanakan. Pada dasarnya, audit ditujukan untuk mengukur keuangan dalam perusahaan tersebut berjalan secara optimal atau tidak. Sehingga apabila ada hal yang tidak wajar atau penyimpangan dana bisa diketahui. 

Faktor satu ini sangat penting, sehingga perusahaan harus mampu memahami dan melakukan proses audit secara keseluruhan. 

5. Laporan 

Bagian satu ini paling penting, karena mampu melihat perkembangan informasi yang jelas dan transparan mengenai kondisi atau keadaan keuangan yang dimiliki oleh perusahaan. Pastikan Anda mampu mencari dan memahaminya secara jelas. Oleh karena itu, laporan ini menjadi bukti penting untuk melihat performa perusahaan kedepan. 

Tips Manajemen Keuangan 

1. Membuat Laporan Sistematis 

Jika Anda belum membuat laporan keuangan yang baik, maka sekarang harus mulai menerapkan dan memperhatikan laporan keuangan sistematis. Hal ini untuk melihat keluar masuknya uang yang ada dan mampu mengetahui terkait informasi keuntungan dan kerugian bisnis yang sedang dijalankan melalui laporan tersebut. 

2. Pisahkan Rekening Pribadi dan Perusahaan 

Ada banyak pebisnis yang mengalami banyak permasalahan adalah tidak mampu mengelola dan mencampurkan keuangannya dalam satu rekening bank yang sama. Tindakan satu ini tentunya akan berdampak pada perhitungan keuangan perusahaan dan tidak mampu melihat beberapa kebutuhan yang ada, karena semuanya menyatu dalam pembukuan yang sama. 

Pastikan Anda harus memisahkan antara keuangan pribadi dan perusahaan agar lebih mudah dalam melihat dan menghitungnya. 

3. Hindari Uang Bersama Karyawan 

Jika Anda mempercayakan seseorang untuk mengelola keuangan perusahaan, pastikan untuk tidak menginapkan uang bersamanya. Bagian satu ini akan menimbulkan permasalahan, karena cepat atau lambat karyawan akan menggunakannya untuk kepentingan pribadi. 

4. Rutin Cek Stok Barang 

Jika Anda rutin dalam melakukan proses cek stok barang, maka akan lebih meminimalisir kegiatan manipulasi, sehingga melakukan cek stok barang termasuk bagian penting untuk Anda lakukan secara menyeluruh. 

 

Bagaimana sudah memahami pengertian manajemen keuangan? Beberapa penjelasan diatas dapat membantu Anda untuk mengatasi permasalahan keuangan perusahaan dan bisa lebih optimal dalam mengelolanya.