Insting Manusia yang Berbahaya bagi Kondisi Keuangan

Insting Manusia yang Berbahaya bagi Kondisi Keuangan

Keuangan adalah hal paling penting dalam kehidupan. Tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi keuangan bisa membuat seseorang menjadi banyak mendapatkan masalah. Apalagi jika tidak dapat mengelola dengan baik. 

Sebagai manusia, memang banyak yang harus dipelajari, termasuk dengan insting. Ternyata ada insting manusia yang sangat berbahaya untuk kondisi keuangan. Apa saja insting tersebut? Ikuti terus ulasannya di bawah ini. 

Insting yang Berbahaya Untuk Kondisi Keuangan 

Keuangan diibaratkan sebagai pilar yang harus dibangun dengan kuat. Tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari saja. Tapi, Anda juga harus memahami keuangan untuk keperluan bisnis bahkan investasi. Apabila Anda terlalu terbawa insting yang berbahaya, dijamin keuangan Anda akan hancur. Berikut ini adalah insting yang berbahaya untuk keuangan: 

Insting mengkonsumsi uang dengan segera 

Insting pertama adalah konsumsi uang dengan segera yang kerap kali jadi masalah besar bagi banyak orang. Keinginan menggunakan uang saat tahu ada uang, bisa berdampak dengan sangat fatal. Contoh yang paling umum adalah sesaat setelah gajian, secara insting orang akan langsung membelanjakan uang. 

Sayangnya, ketika membelanjakan uang ini mengaplikasikan cara yang salah. Misalnya adalah dengan makan di restoran mahal, berbelanja barang yang tidak dibutuhkan dan lain sebagainya. Tentu saja ini jika Anda biarkan akan berakibat fatal, yaitu tidak ada uang sebelum masa gajian datang. 

Insting Manusia yang Berbahaya bagi Kondisi Keuangan

Akhirnya sudah pasti Anda akan kebingungan dan menyebabkan pengambilan keputusan yang salah, yaitu berhutang. Jika ini terus Anda lakukan, maka hal yang terjadi adalah kesulitan untuk membayar. 

Hal ini juga berlaku dalam dunia bisnis dan juga investasi. Anda tidak bisa langsung begitu saja membelanjakan uang hasil bisnis dan investasi untuk keperluan yang tidak berkaitan. Karena sudah pasti bukan untung yang didapatkan, tapi malah kerugian. Insting untuk segera menggunakan uang secara cepat inilah yang dapat membunuh kondisi keuangan Anda. 

Mengikuti pilihan mayoritas 

Manusia memang makhluk sosial yang harus berhubungan satu sama lain. Adanya kenyataan ini ternyata memiliki dampak buruk, yaitu sebagian besar manusia akan mengikuti pilihan mayoritas. Contoh paling mudah adalah ketika Anda ingin berbelanja online, dimana Anda akan mencari review toko online yang bagus dan direkomendasikan. 

Hal ini bisa jadi masalah besar bila tidak Anda kendalikan. Kenapa? Karena Anda tidak akan melihat berapa harga dari barang tersebut dan hanya mementingkan suara mayoritas. Padahal belum tentu barang yang Anda beli hanya dijual di satu tempat saja. Mungkin ada tempat lain yang menjual barang serupa dengan kualitas sama dan lebih murah. 

Insting ini juga berlaku untuk Anda yang sedang menjalankan bisnis dan investasi. Contoh paling mudah dalam dunia bisnis terkait insting ini adalah selalu mengikuti trend tanpa disertai dengan strategi mantap. Kita bisa melihat fenomena dari kedai kopi yang sekarang ini semakin menjamur. 

Anda ternyata mengikuti trend tersebut dengan membuka kedai kopi tanpa memiliki riset dan strategi pemasaran yang tepat. Hanya menyediakan kopi kekinian dengan didukung tempat yang nyaman. Namun, tidak mencari tahu apa yang paling dibutuhkan oleh penggemar kopi dan juga tidak menyesuaikan harga. Sudah pasti akan gagal dalam waktu singkat. 

Sedangkan dari dunia investasi adalah ketika Anda hanya menganalisa dari trend. Bukan melihat dari sisi lain yang harus dianalisa juga. Akibatnya tidak usah Anda tanyakan lagi, jelas investasi bisa rugi besar. Maka daripada itu, Anda tidak bisa hanya mengikuti suara terbanyak. Harus benar-benar memahami apa yang Anda butuhkan dan mencari yang sekiranya sesuai dengan diri Anda. 

Takut dengan risiko 

Anda pasti tidak menyadari bahwa insting untuk tidak mengambil risiko sangat berbahaya bagi kondisi keuangan. Anda pasti bingung maksud dari risiko dalam poin ini. Mari kita asumsikan bahwa Anda menabung di sebuah rekening dengan harapan, uang tidak terpakai sehingga tidak akan mengalami risiko kehabisan uang. 

Tapi, apakah Anda menyadari bahwa inflasi semakin tahun semakin tinggi? Jika Anda menabung memang akan mendapatkan bunga, namun apakah sebanding dengan kenaikan inflasi? Inilah yang harus Anda pikirkan dan mendorong diri sendiri agar mengambil risiko untuk menghadapi kenaikan inflasi. 

Misalnya adalah dengan membuka bisnis, berinvestasi dan lain sebagainya yang sekiranya akan membantu Anda untuk memperoleh pendapatan lebih. Sehingga ketika inflasi naik pun Anda tidak akan terpengaruh dan masih mendapatkan keamanan finansial. 

Demikianlah penjelasan akan insting manusia yang ternyata bisa berbahaya bagi kondisi keuangan. Insting yang sudah disebutkan sebenarnya bisa Anda tahan atau ubah. Mungkin awalnya Anda akan mendapatkan banyak kesulitan, tapi hal ini akan membantu Anda agar mendapatkan keamanan finansial yang diidamkan. Perlu Anda ingat bahwa uang memang bisa dicari, tapi jika tidak dikelola dengan baik sudah pasti hasilnya berbahaya untuk masa depan.